Bupati Wihaji: Pendamping Harus Merubah Mindset KPM PKH - Kabar Sosial Nusantara - Kabar Sosial Nusantara

Bupati Wihaji: Pendamping Harus Merubah Mindset KPM PKH

Pendamping Harus Merubah Mindset KPM PKH, PKHDaily.com – Pemerintah Kabupaten Batang tidak menargetkan berapa jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan di wisuda di Tahun 2019.

Bupati Batang Wihaji mengatakan pihaknya akan berusaha merubah pola pikir masyarakat agar yang sudah mampu secara ekonomi atau lebih sejahtera, untuk tidak lagi menerima program tersebut.

“Tahun 2018 kita sudah mewisuda 200 Penerima Manfaat PKH, tahun ini kita tidak maenargetkan tapi akan mengubah pola pikir masyarakat secara ikhlas tidak lagi menerima karena sudah mampu secara ekonomi, yang nantinya program akan kita alihkan yang lebih membutuhkan,” terangnya.

Bupati Batang Wihaji saat memberikan arahan kepada pendamping PKH di Aula Dispermades (source Tribun Jateng)

Bupati Batang Wihaji saat memberikan arahan kepada pendamping PKH di Aula Dispermades (source Tribun Jateng)

Wihaji berharap kepada petugas pendamping PKH untuk bekerja profesional, mendampingi warga penerima manfaat dengan baik karena untuk membantu keberhasilan merubah pola pikir, budaya agar memiliki usaha sebagai tambahan penghasilan.

READ  Inilah Target Jumlah KPM PKH Tergraduasi Mandiri Akhir Tahun 2018

“Kerja profesional, dampingi warga penerima manfaat untuk merubah mindset merubah cultureset untuk keluar dari kemiskinan atau kurang berintung,” pinta Wihaji.

Kepala Dinas Sosial Djoko Tetuko mengatakan PKH merupakan program pemberian bantuan sosial tunai bersyarat kepada keluarga miskin yang terdaftar dalam data terpadu penanganan fakir miskin.

“PKH untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan kesejahteraan, menjadi episentrum penanggulangan kemiskinan secara terintegrasi BPNT, KIS, KIP, subsidi Listrik dan LPG, menurunkan angka gizi buruk dan stunting serta meningkatkan pencapaian pendidikan untuk mengurangi angka putis sekolah,” jelasnya.

Adapun rincian jumlah komponen anggota rumah tangga Keluarga Penerima Manfaat PKH 2018 di Kabupaten Batang untuk Ibu hamil mencapai 611 orang, balita 9180, anak pra Sekolah 551, anak SD 19876, anak SMP 8437, anak SMA 4809, Lansia 5917, disabelitas 251.

READ  PKH Bagian Terpenting dari Fondasi Negara Kesejahteraan

“Nominal bantuan PKH tahun 2019 untuk ibu hamil Rp 2 juta, Siswa SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta, SMA Rp 2 juta, lansia Rp 2 juta, bantuan tetap Rp 550 ribu disabelitas berat Rp 2 juta,” terangnya.

Sehingga apabila dalam satu keluarga memiliki komponen lengkap dari kesehatan lanjutnya, dari pendidukan dan kesejahteraan sosial total bantuan per tahun mencapai Rp 6.950.000.- yang per tahap bantuanya Rp 1.737.500.-.

Sementara untuk data penerima program PKH berasal dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pusat Statistik (BPS).

Bagi masyarakat miskin yang belum mendapatkan Program tersebut bisa mengusulkan dalam musyawarah desa (Musdes).

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2019/01/15/bupati-wihaji-pilih-ubah-pola-pikir-masyarakat-penerima-pkh-akan-dibatasi-dengan-syarat-ini

Facebook Comments
Tags: , , ,
Bupati Wihaji: Pendamping Harus Merubah Mindset KPM PKH | Social Writers | 4.5