Harapan Kemensos Pastikan Efektivitas PKH Dengan Pengukuhan Peksos Supervisor - Kabar Sosial Nusantara - Kabar Sosial Nusantara

Harapan Kemensos Pastikan Efektivitas PKH Dengan Pengukuhan Peksos Supervisor

PKHDaily.com – Sebanyak 421 Pekerja Sosial ( Peksos ) Supervisor Program Keluarga Harapan (PKH), kemarin 8 April 2018 dikukuhkan oleh Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat. Dengan pengukuhan para Peksos tersebut diharapakan mereka mampu mengawal efektifitas  program PKH.

Dikutip dari kumparan.com, ketika dijumpai usai pengukuhan Peksos kemarin Harri menegaskan  “Sesuai amanat Presiden bahwa pelaksanaan PKH agar benar-benar dikawal dan agar tujuan PKH dapat tercapai maka harus dilakukan pendampingan yang efektif, maka salah satu upayanya adalah dengan merekrut Pekerja Sosial Supervisor PKH,”.

Peran Pekerja Sosial Supervisor ini ialah untuk memastikan proses Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development System (FDS) dapat berlangsung dengan baik. Indikator keberhasilan P2K2 ini ialah terjadi perubahan sikap dan perilaku daripada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan bersikap lebih mandiri.

“Jadi dalam PKH tidak hanya sekedar bagi-bagi bansos. Tapi ada proses yang mengarah kepada perubahan sikap dan perilaku. Tugas mereka adalah mendorong peningkatan produktivitas penerima manfaat, secara simultan bertanggung jawab memastikan akses ke program bansos, harus kreatif dan produktif, untuk meningkatkan taraf kesejahteraan mereka,” terang Harry.

Harapan beliau,dengan kehadiran Peksos Supervisor melalui proses P2K2, bisa mengubah mindset para KPM dan memotivasi mereka untuk meningkatkan kemandirian. Sehingga dengan begitu berarti mereka sudah dipersiapkan untuk keluar dari PKH dengan catatan mereka sudah di atas garis kemiskinan atau sudah lebih sejahtera.

READ  Sumringah Tawa Pak Jokowi Dipuji KPM PKH Pangkal Pinang

“Misi inilah yang memerlukan sentuhan profesional dari para Peksos,” katanya.

Pekerja Sosial Supervisor, juga harus memastikan komplementaritas bantuan sosial yang diterima KPM. Misalnya dalam sebuah keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), anak-anaknya menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan seluruh anggota keluarga mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis. Demikian halnya apabila salah satu KPM belum memiliki sertifikat tanah, maka pastikan rumah-rumah KPM PKH memperoleh sertifikat tanah jika memang secara hukum milik warga. Sebab sertifikat tanah termasuk dalam komplementaritas bansos, lanjut Harry

“Semakin lengkap bansos yang diterima masyarakat miskin, semakin baik untuk mempercepat kemandirian KPM,” tambah Dirjen.

Dikatakan Dirjen karena,Pekerja Sosial Supervisor disamping bertugas meningkatkan kualitas P2K2, juga melakukan Case Management supaya kasus-kasus dalam keluarga dapat teratasi dengan tuntas. Misal saja jika ditemukan terjadi kasus kekerasan terhadap anak di dalam keluarga, Peksos harus melakukan pendampingan dan pendekatan. Atau misalnya terjadi keterlambatan pencairan bansos karena persoalan teknis, seorang Peksos Supervisor harus membantu memberikan sosialisasi ke masyarakat bahwa bantuan akan dirapel di pencairan selanjutnya.

READ  Potret Distribusi Media Sosialisasi PKH (Bagian 14)

Pekerja Sosial Supervisor adalah kalangan profesional dalam bidang pekerjaan sosial. Mereka memiliki latar belakang pendidikan sebagai Pekerja Sosial yang diselenggarakan oleh berbagai perguruan tinggi bidang ilmu kesejahteraan sosial atau bidang pekerjaan sosial. Misalnya di Kemensos ada Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS). Setiap tahunnya Sekolah ini telah mencetak 300 – 400 Pekerja Sosial.

Harry juga mengatakan Seluruh Peksos Supervisor harus memiliki sertifikat kompetensi. Untuk saat ini, baru 50 persen Peksos Supervisor dari 421 orang Peksos Supervisor yang memiliki sertifikat. Sisanya sedang didorong supaya segera mengikuti ujian kompetensi dan mengantongi izin praktek.

Usai dilantik dan dikukuhkan, para Peksos diterjunkan ke setiap kabupaten atau kota, dan wajib bekerja sama dengan SDM Pelaksana PKH lainnya di antaranya Pendamping PKH dan Koordinator Kabupaten/Kota.

“Frontliner dalam Perlindungan dan Jaminan Sosial ada dalam Peksos Supervisor. Oleh karena itu mereka harus menjadi role model, panutan bagi KPM. Di negara-negara lain yang menjalankan program seperti PKH, Pekerja Sosial atau Social Worker inilah yang memberikan pendampingan secara profesional kepada penerima manfaat,” terangnya.

 

Facebook Comments
Tags: , , , ,
Harapan Kemensos Pastikan Efektivitas PKH Dengan Pengukuhan Peksos Supervisor | Just Writer | 4.5