Hoaks Terbaru Seputar Bantuan Pemerintah, Simak Faktanya!!

PKHDaily.com – Informasi tentang pembagian bantuan pemerintah saat perpanjangan PPKM tentu menjadi angin segar bagi masyarakat, namun sebaiknya informasi tersebut jangan percaya sebelum dipastikan kebenarannya.

Melansir dari Cek Fakta Liputan6.com, telah ditelusuri informasi viral terbaru seputar bantuan pemerintah saat perpanjangan PPKM, hasilnya sebagian informasi tersebut terbukti hoaks.

Simak hoaks terbaru seputar bantuan pemerintah saat perpanjangan PPKM:

1. Bukti Vaksinasi Jadi Syarat Pengambilan BST

Kabar tentang bukti vaksinasi sebagai syarat pengambilan bantuan sosial tunai (BST) di kantor pos beredar di media sosial. Kabar tersebut beredar lewat sebuah foto surat undangan pengambilan BST yang disebarkan oleh akun Facebook Jalu Jalaludin pada 28 Juli 2021.

Dalam surat tersebut terdapat logo PT Pos Indonesia dan tertulis narasi sebagai berikut, “PENGAMBILAN BST DENGAN SYARAT HARUS MENUNJUKKAN BUKTI SUDAH DIVAKSIN”.

Benarkah bukti vaksin sebagai syarat pengambilan bantuan sosial tunai (BST)? Berikut penelusurannya.

Hasil penelusuran, kabar tentang bukti vaksin sebagai syarat pengambilan BST di kantor pos ternyata tidak benar. Faktanya, PT Pos Indonesia tidak menerapkan syarat tersebut kepada warga yang akan mengambil BST di kantor pos.

See also  Gempa Lombok, Pemerintah Siapkan Maksimal 50 Juta Untuk Rumah Hancur

2. Pendistribusian Pangan Bersubsidi pada 9 Agustus 2021 dari Pemprov DKI Jakarta

Beredar di media sosial postingan yang menyebut ada pendistribusian pangan bersubsidi pada 9 Agustus 2021 dari Pemprov DKI Jakarta. Postingan itu ramai dibagikan sejak tengah pekan kemarin.

Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Aulia Maldini. Dia mengunggahnya di Facebook pada 26 Juli 2021.

Dalam postingannya terdapat poster dengan lambang Pemprov DKI Jakarta dan Pasar Jaya dengan narasi:

“Pengumuman!

Program pangan bersubsidi (KJP) di gerai-gerai pasar jaya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2021. Pembelakuan pembatasan pengambilan pangan bersubsidi dilaksanakan dengan prokes ketat.”

Lalu benarkah ada pendistribusian pangan bersubsidi pada 9 Agustus 2021 dari Pemprov DKI Jakarta? Menurut Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, postingan yang mengklaim ada pendistribusian pangan bersubsidi pada 9 Agustus 2021 dari Pemprov DKI Jakarta adalah tidak benar.

3. Kemensos Bagikan Rp 500 Ribu Dengan Cara Isi Survei

Beredar di media sosial pesan berantai yang menyebut Kementerian Sosial (Kemensos) membagikan uang Rp 500 ribu dengan mengisi survei. Pesan berantai itu menyebar sejak akhir pekan ini.

See also  Kemensos Telah Kucurkan Bantuan Senilai Rp717 Miliar untuk Papua

Salah satu yang mengunggahnya adalah akun bernama Irna Sriwiyanti. Dia mempostingnya di Facebook pada 7 Agustus 2021.

Berikut isi postingannya:

“Kementerian Sosial

kondisi:

1. Pekerja yang bekerja atau menganggur

2. Bukan TKI

2. Anda harus warga negara Indonesia

Klik di sini untuk berpartisipasi 👇

https://einfowhatee.xyz/i/Nationalday/?show=1”

Lalu benarkah pesan berantai yang menyebut Kemensos membagikan uang Rp 500 ribu dengan cara mengisi survei? Hasil penelusuran Cek Fakta, pesan berantai yang menyebut Kemensos membagikan uang Rp 500 ribu dengan cara mengisi survei adalah hoaks.

Facebook Comments Box

Incoming search terms: