Mengembangkan Potensi Diri - Kabar Sosial Program Keluarga Harapan - Kabar Sosial Program Keluarga Harapan

Mengembangkan Potensi Diri

www.pkhkotabatu.com – kota Batu. Setiap individu manusia memiliki potensi berbeda satu dengan lainnya. Keragaman ini dibawa semenjak manusia dilahirkan dan diciptakan oleh Ilahi.

Namun setiap individu memiliki kemampuan dan kemauan untuk mengasah potensi tersebut. Dari segi peristilahan, kata potensi berasal dari bahasa Inggris topatent yang berarti keras, kuat. Dalam pemahaman lain, kata potensimengandung arti kekuatan, kemampuan, daya, baik yang belum maupunyang sudah terwujud, tetapi belum optimal. Arti kata potensi di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah: kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya.

Tidak heran setiap individu manusia memiliki keunikan setiap pribadi. Bahkan ada yang senantiasa berubah dari waktu untuk menjadi lebih baik dan positif.

Caranya beragam upaya dilakukan dan dikembangkan, misalnya belajar, membaca, berbagi pengalaman, mengikuti pelatihan bahkan meniru orang yang berhasil enuju kehidupan bermanfat dan lebih baik.

Menurut Fuad Nashori (2003: 89) manusia memiliki beragam potensi yang digolongkan atas potensi fisik dan non fisik. Potensi fisik bisa diindera sehingga bisa dilihat.

Kehidupan sehari-hari mengenalkan beragam manfaat individu mengenali potensi, karena dengan mengenl kemampuan bisa mewarnai kehidupan lebih baik dan berjejaring dengan lainnya.

Misalkan anak memiliki potensi senang membaca, maka stimulus untuk meningkatkan kemampuan literasi dengan mengenalkan setiap kata dengan membaca.

Mengenali potensi bisa dimulai dan dikenali dari individu tersebut, juga orang lain yang pemerhati terhdap perkembangan individu lebih baik.

READ  Headline News Program Keluarga Harapan Edisi 23 Maret 2019 (Sesion 1)

Potensi senantiasa diasah setiap saat akan menghasilkan dan melejitkan asa diri.

Mengenal kreatifitas dan semangat belajar

Kamus Besar Bahasa Indonesia(2005:599), kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta, perihal berkreasi dankekreatifan. Menurut James J. Gallagher dalam Yeni Rachmawati (2005:15)mengatakan bahwa “Creativity is a mental process by which an individual cratesnew ideas or products, or recombines existing ideas and product, in fashion thatis novel to him or her “ (kreativitas merupakan suatu proses mental yang dilakukan individu berupa gagasan ataupun produk baru, atau mengkombinasikan antara keduanya yang pada akhirnya akan melekat pada dirinya).

Sedangkan belajar menurut wikipedia Bahasa Indonesia adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.[1] Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini, dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respons.

Potensi, kreatifitas dan semangat belajar tiga makna yang senantiasa beriringan positif, apabila dikembangkan secara komprehensif bisa melejitkan karya.

Individu manusia bisa memanfaatkan waktu dan tenaga serta menginvestasikan ketiganya untuk menstimulus pribadi lebih baik.

READ  Kunjungan dan Berjejaring dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batu

Rata-rata manusia memiliki 24 jam waktu dalam kesehariannya. Pemanfaatan waktu, kegiatan tekadang turut menentukan keberhasilan.

Bahkan tidak sedikit ada keajegan melakukan ketiganya secara berbarengan karena ingin meniru kehidupan lebih baik. Kedisiplinan mengambil peranan untuk mendorong mempercepat dan konsistensi sikap dan perilaku. Kedisiplinan bisa dibiasakan dalam aktifitas sehari-hari baik dengan kontrol atau sebaliknya.

Pribadi tentu lah pihak yang merasakan manfaat dari pembiasaan positif karena efek langsung dari akibat timbul darinya. Sementara pihak lain imbas manfaat yang bisa merasakan buah manis yang merasakan dampak implikasinya.

Perencanaan yang cermat, membuat jadual yang masif bisa menjadi tips tersendiri apabila ingin mengembangkan potensi diri. Kemauan berubah menyebabkan individu mempunyai perjuangan dan semangat tekad yang kuat bak tembok beton.

Agenda kegiatan disusun secara baik, waktu dipergunakan untuk hal positif menjadi diferensiasi bagi pribadi lainnya. Membuat sisi terbiasa dan membiasakan diri postif layak diacungi jempol.

Kesederhanan dalam mengefektifkan waktu, kegiatan tentu menimbulkan tantangan. Mengembangkan potensi diri tidak sedikit menjumpai tantangan. Tantangannya cukup berat dan multi komplek untuk mengalihkan individu fokus pada tiga hal tersebut. Ambil contoh sederhana menunda waktu untuk kegiatan tidak berguna, bermain secara tidak beraturan.

Pekerja sosial supervisor
PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Source: PKH Kota Batu

Facebook Comments
Tags:
Mengembangkan Potensi Diri | ridwan | 4.5