Mengkaji Solusi Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi - Kabar Sosial Nusantara - Kabar Sosial Nusantara

Mengkaji Solusi Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi

Mengkaji Solusi Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi
*Notulensi Seminar Online*
dengan tema 
_*“Mengkaji Solusi Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi”*_
Yang harus dilakukan guna Pemulihan Ekonomi Indonesia yaitu sebagai berikut:
1. Program bertujuan untuk  melindungi,  mempertahankan,  dan meningkatkan  kemampuan ekonomi  para pelaku usaha dalam menjalankan usaha-nya.
2. Dalam sektor bisnis, para pelaku usaha harus bisa membaca ruang lingkup sektor usaha di tengah kondisi saat ini. Karena saat ini daya beli masyarakat secara umum mengalami penurunan, jadi para pelaku usaha harus bisa menyesuaikan harga. Selain itu mereka juga harus bisa membaca kebutuhan pasar atau menciptakan kebutuhan pasar yang diperlukan saat ini.
Sesi Tanya-Jawab :
1. Kebijakan apa yang dapat diterapkan pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi di bidang ekonomi? Apa usaha yang bisa diterapkan pemerintah untuk membangkitkan kembali UMKM? Apa yang harus dilakukan perbankan guna membantu UMKM?
Jawab : yaitu dengan cara menjaga lancarnya kegiatan ekonomi dan menjaga manusia agar tetap selamat, untuk apa kebijakan ekonomi ada jika manusia tidak selamat, karena jika manusia tidak selamat maka siapa yang mau menikmati hasilnya nanti. Strategi ekonomi pemerintah dengan protokol covid-19 dengan maksud untuk menormalkan kembali kegiatan usaha dengan protokol yang ketat dan membuka kembali sektor-sektor usaha tertentu. UMKM mengupayakan restrukturisasi kredit dengan melibatkan pemerintah, kegiatan usaha ini bisa dilakukan secara online atau via e-commerce (lazada, tokopedia, shopee, dll) sehingga hasilnya nanyi bisa terdistribusi atau terjual dengan baik.
Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan guna membantu UMKM seperti: keringanan baya berupa pemotongan biaya listrik, tagihan perbankan dilonggarkan, dan dilarang menagih secara paksa ditengah situasi saat ini agar beban berkurang dikarenakan dana yang terbatas dan menipis. Upaya yang dilakukan ini semoga bisa membuat UMKM menjadi solusi bagi UMKM.
2. Memandang pandemi covid-19 secara global khususnya dalam konteks ekonomi, apakah sudah by design atau bagaimana?
Jawab : penanganan yang sudah diupayakan merupakan usaha terbaik yang dilakukan akan tetapi masih ada kekurangan karena masih kaget terhadap situasi saat ini, dalam pengambilan keputusan yang masih belum paham betul mengenai tingkat penularannya seperti apa. Situasi krisis yang membuat keputusan cepat via meet, zoom tentunya berbeda dengan dengan keputusan yang dibuat secara langsung (tatap muka). Jadi hampir semua pihak sudah melakukan kebijakan yang terbaik yang bisa mereka lakukan untuk menangani situasi saat ini.
3. Untuk situasi saat ini cara atau antisipasi yang cocok dilakukan bagi para pelajar atau mahasiswa itu seperti apa?
Jawab : dalam konsep psikologi pengecualian, pribadi yang sehat dan tangguh adalah pribadi yang bisa menyesuaikan diri dalam kondisi apapun. Jadi dari situasi ini bagaimana cara kita untuk berfikir positif dalam situasi pandemi ini seperti melatih kesabaran, keuletan, tetap semangat, selalu bersyukur, dan yakin akan apa yang terjadi pasti bisa dilewati. Selalu optimis, punya daya juang, selalu mencari hal-hal yang kreatif dan inovatif guna mengisi kegiatan dirumah aja agar lebih produktif dan mengasah kemampuan diri atau mental. Yang bisa dilakukan mahasiswa saat ini adalah harus benar-benar memiliki kreatifitas dalam melakukan studi dalam situasi saat ini dan selalu berfikir positif karena dengan ini niscaya akan menguatkan kita di situasi ini.
4. Apakah kebijakan New Normal ini merupakan cara yang tepat untuk dilakukan setelah diterapkannya PSBB, karena PSBB sangat mengorbankan ekonomi masyarakat terutama kalangan bawah?
Jawab : new normal ini adalah dimana kita bisa beraktivitas dengan normal dan juga lancar, ketika ada yang mengatakan bahwa kebijakan ini semakin mengorbankan kalangan bawah itu hanya semata-mata karena mereka melihat dari sisi negatif atau pandangan itu berasal dari sebagian orang yang mungkin kontra dengan pemerintah. Karena tidak semua masyarakat bisa melihat sisi positif dari situasi saat ini dengan logika-logika yang mendasari akan hal tersebut. Jadi cara yang dilakukan saat ini adalah cara terbaik yang sudah diupayakan, dan bagaimana cara masyarakat mampu menyikapi akan kebijakan ini.
Kesimpulan : 
Membangun negara adalah membangun manusia, membangun manusia adalah membuat manusia sejahtera, membuat manusia sejahtera adalah dengan meningkatkan ekonominya, apapun kebijakannya harus dilakukan untuk seluruh umat manusia bukan hanya untuk sebagian atau golongan tertentu saja.

Source: Mengkaji Solusi Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi

Facebook Comments
READ  FDS Kesejahteraan Sosial Lansia
Tags:
Mengkaji Solusi Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi | Moch Ferry Dwi Cahyono | 4.5