Mensos Berikan Ide ATM dan KTP Braille untuk Tunanetra - Kabar Sosial Nusantara - Kabar Sosial Nusantara

Mensos Berikan Ide ATM dan KTP Braille untuk Tunanetra

Ide ATM dan KTP Braille untuk Tunanetra, PKHDaily.com – Dalam peringatan hari ulang tahun Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Abiyoso Cimahi ke-57, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa keberpihakan terhadap penyandang disabilitas tak bisa ditawar.

Termasuk dalam pemenuhan literasi braille hingga dokumen kependudukan braille yang bisa diakses penyandang disabilitas. Kegiatan HUT BLBI Abiyoso ke-57 digelar di Jalan Kerkoff, Kota Cimahi, Rabu 27 November 2018.

HUT BLBI Abiyoso ke-57 mengambil tema “Mewujudkan Kesetaraan dan Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Netra melalui Literasi Braille.” Perayaan HUT BLBI Abiyoso juga merupakan rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2018, untuk Tema HDI Tahun 2018 yaitu: “Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas”.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Gumiwang didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dan anggota Komisi VIII DPR-RI Ace Hasan dari Fraksi Golkar berdialog dengan para editor braille yang juga merupakan penyandang disabilitas netra, sekaligus menyambangi percetakan braille melihat langsung cara pembuatan buku braille.

READ  Video: Tengok Desain Baju Luar Biasa, Karya Disabilitas Berikut Ini!

Menurut Agus, hak pemenuhan terhadap akses informasi dan komunikasi sesuai Undang-undang No. 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas turut menjadi perhatian pemerintah. Pada Bab III tentang Hak Penyandang Disabilitas, Pasal 5 Poin (1), huruf (t) disebutkan bahwa penyandang disabilitas sebagai warga negara memiliki hak berekspresi, berkomunikasi, dan memperoleh informasi.

“Sehingga literasi Braille memiliki peran penting sebagai salah satu aksesibilitas pemenuhan hak dimaksud. Termasuk, dokumen kewarganegaraan, seperti akta kelahiran bagi anak-anak disabilitas terlantar dan memiliki KTP yang harus bisa diakses bagi penyandang disabilitas netra, misalnya dengan KTP braile dan ATM braile,” katanya.

Menginjak usia ke-57, Agus menyatakan kehadiran negara lewat BLBI Abiyoso sebagai satu-satunya balai milik pemerintah yang mencetak literasi braille. “Memberikan kebanggaan sekaligus patut disyukuri karena senantiasa berkiprah dan memberi arti bagi penyandang disabilitas netra di seluruh Indonesia.

Semoga semakin amanah dan berkembang dalam memberikan layanan literasi bagi penyandang disabilitas netra, dan dapat menggandeng dunia usaha luar sebagai mitra di dalam memberikan layanan terhadap penyandang disabilitas netra,” katanya.

READ  Salah Satu Upaya Kemensos Tingkatkan Kesejahteraan Disabilitas

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto menambahkan, BLBI Abiyoso satu-satunya pusat pengembangan dan pengkajian literasi braille atau laboratorium untuk pengembangan literasi braille nasional milik pemerintah.

“BLBI Abiyoso bertugas melaksanakan penyediaan bahan bacaan dan informasi bagi penyandang disabilitas netra; penyiapan standarisasi, pengujian dan sertifikasi buku braille dan buku bicara; pengembangan & pengkajian Braille; pengembangan teknologi bidang disabilitas; bimbingan teknis bidang alih huruf dan sulih suara; bimbingan teknis bidang bidang baca tulis huruf latin dan arab braille serta Teknologi Informasi; penyelenggaraan perpustakaan Braille Nasional; penyelenggaraan Pelayanan Publik bagi Penyadang Disabilitas Netra; serta melaksanakan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait,” tuturnya.

Kepala BLBI Abiyoso Dani Widarman menambahkan, kegiatan HUT BLBI Abiyoso tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya donor darah, khitanan massal, pengobatan gratis, pameran dan bazaar, serta pemeriksaan mata gratis.

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2018/11/29/mensos-lontarkan-ide-pembuatan-ktp-braille-untuk-tunanetra-433822

Facebook Comments
Tags: , , , ,
Mensos Berikan Ide ATM dan KTP Braille untuk Tunanetra | Social Writers | 4.5