Non Tunai Biometrik, Sistem Pembayaran Bansos Ala India - Kabar Sosial Nusantara - Kabar Sosial Nusantara

Non Tunai Biometrik, Sistem Pembayaran Bansos Ala India

PKHDaily.com – Teknologi biometrik relevan dengan teknologi yang bisa digunakan untuk menganalisa fisik dan kelakuan manusia secara autentifikasi. Teknologi ini bisa mengenali manusia melalui sidik jari, mata, atau karakter khas bagian tubuh lainnya.

Dengan teknologi biometrik, masyarakat tidak perlu menghafal pin. Sebab, bisa menggunakan sidik jari, mata, hingga wajah. Di sisi lain, penerima manfaat lebih tepat karena tidak bisa digantikan orang lain.

Salah satu negara yang telah menggunakan teknologi biometrik dalam penyaluran bantuan adalah Negeri Taj Mahal, India. Di negara Taj Mahal tersebut, dana bantuan disalurkan melalui sistem biometri ke 200 juta penduduk.

Bank Dunia (World Bank) menilai, Indonesia harus memanfaatkan peluang inovasi untuk mengatasi ketimpangan dan kemiskinan. Salah satunya, memanfaatkan teknologi informasi.

Kepala Ekonom untuk Program Kemiskinan World Bank di Indonesia Vivi Alatas mengatakan, Indonesia perlu berkaca pada India, yang telah memanfaatkan teknologi informasi untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan.
India lanjut dia, berhasil menggunakan sistem identitas digital melalui teknologi biometrik untuk hampir keseluruhan penduduknya.

READ  KKS, Beragam Bantuan Sosial Dalam Satu Kartu

Menurutnya, jika biometrik digunakan untuk menyalurkan berbagai macam bantuan sosial, sistem tersebut memiliki dua manfaat.

Pertama, autentifikasi penerima manfaat atau mengkonfirmasi bahwa seseorang adalah asli penerima manfaat.
“Itu untuk memastikan bahwa saya adalah saya. Pada saat orang datang dengan cara targeting pemutakhiran terkini, kemudian saat saya terima, saya tidak diambil oleh orang lain. Tidak ada yang mengaku bahwa saya adalah saya,” kata Vivi saat seminar nasional sebagai rangkaian acara peringatan Hari Oeang di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (19/10).

Kedua, sistem tersebut juga bermanfaat agar tidak terjadi deduplikasi. Artinya, sistem tersebut bisa memastikan bahwa penerima manfaat tidak mendaftar dua kali.

“(Agar tidak terjadi) saya mendaftar di kecamatan ini, kemudian mendaftar di kecamatan berikutnya” tambah Vivi. Jika pemerintah menggunakan sistem ini lanjut dia, maka siluman-siluman penikmat keuntungan bisa berkurang. Vivi yakin, Indonesia bisa sukses mengimplementasikan sistem tersebut. Sebab, tak hanya India, Pakistan juga telah berhasil mengadopsi teknologi biometrik.

READ  Menjadi Pendamping Sosial Sangat Diminati Masyarakat
READ  Ketahui 8 Hal Ini Sebelum Mendaftar SDM PKH

Kepala Pokja Pemantauan dan Evaluasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Elan Satriawan juga mengatakan, penyaluran dana bantuan melalui teknologi biometrik menjadi arah kebijakan yang tepat. Sebab, permasalahan pencairan bantuan sosial non tunai justru ada pada kartu.

Survei TNP2K pada Mei lalu menunjukkan, 49% persen hambatan pencairan dana terletak pada permasalahan pin kartu. Tak hanya itu, 19% hambatannya juga berasal dari mesin Electronic Data Capture (EDC) yang tak berfungsi dengan baik

Sumber : CNNIndonesia & Kontan

Facebook Comments
Tags: , ,
Non Tunai Biometrik, Sistem Pembayaran Bansos Ala India | Social Writers | 4.5