Pentingnya Peranan SDM Dalam Program Pengentasan Kemiskinan - Kabar Sosial Program Keluarga Harapan - Kabar Sosial Program Keluarga Harapan

Pentingnya Peranan SDM Dalam Program Pengentasan Kemiskinan

Pentingnya Peranan SDM Dalam Program Pengentasan Kemiskinan, PKHDaily.com – Menteri Sosial Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita memiliki pandangan akan pentingnya peran sumber daya sosial dalam menyukseskan program nasional pengurangan kemiskinan.

“Mereka bisa melakukan tugas pendampingan kepada keluarga penerima manfaat (KPM), mengingat masih banyak mereka yang belum memahami tujuan dan manfaat program serta penggunaan teknologi dalam penyaluran bansos non tunai,” ujar Mensos saat memberikan sambutan dalam kegiatan “Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Sosial Tahun 2019” di Jakarta, Kamis (21/2).

Mensos mengungkapkan, bahwa pemerintah telah berhasil menurunkan angka kemiskinan berdasarkan data BPS per September 2018 sebesar 9,66 persen dari posisi Maret 2018 sebesar 9,82 persen dan menekan angka Gini Rasio.

READ  Kawal Penyaluran Bansos, Polres Tebingtinggi Lakukan Monitoring

Peranan SDM Dalam Program Pengentasan Kemiskinan

“Capaian ini perlu mendapat apresiasi karena pada saat inilah angka kemiskinan mencapai angka satu digit. Guna terus menurunkan angka kemiskinan, pemerintah melakukan berbagai upaya melalui sejumlah program di kementerian dan Lembaga,” ujarnya seperti dikutip dari biro humas Kementerian Sosial.

Di antara program Kementerian Sosial adalah melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan sasaran 10 juta KPM dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta Beras Sejahtera (Rastra) dengan target 15,6 juta KPM pertahun.

Seiring dengan itu kata Mensos, Kementerian Sosial juga melaksanakan berbagai upaya lainnya seperti pada tahun 2019 rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas menargetkan sebanyak 50.884 orang.

Kemudian rehabilitasi lanjut usia sebanyak 50.340 orang; anak terlantar, anak berhadapan dengan hukum dan berkebutuhan khusus sebanyak 101.000 orang; dan rehabilitasi sosial penyalahgunaan Napza sebanyak 19.000 orang.

Yang tak kalah penting adalah bantuan KUBE untuk 101.800 KPM; rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni bagi 14.000 KK; dan pemberdayaan sosial Komunitas Adat Tepencil (KAT) sebanyak 2.099 KK.

“Dalam kaitannya dengan Pemberdayaan KAT, kita harus meningkatkan perhatian untuk menyatakan bahwa negara hadir di wilayah pinggiran terisolasi dan terpencil, serta memastikan warga KAT mampu memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri,” ujar Mensos.

Sejalan dengan itu, kata Mensos, Kementerian Sosial terus meningkatkan kualitas SDM dan partisipasi sosial seperti peningkatan kapasitas Pekerja Sosial.

Pengembangan aspek potensi dan sumber kesejahteraan sosial di antaranya terhadap Tenaga Kesejahteraan Sosial dan Relawan Sosial sebanyak 21.900 orang, pemberdayaan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) 7.201 orang, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebanyak 1.695 orang, Karang Taruna sebanyak 1.695, serta Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) sebanyak 499 lembaga.

Sumber: https://preneur.trubus.id/baca/27176/mensos-pandang-peranan-sdm-penting-sukseskan-program-pengurangan-kemiskinan

Facebook Comments
Tags: , , , ,
Pentingnya Peranan SDM Dalam Program Pengentasan Kemiskinan | Social Writers | 4.5