Sekilas KPM PKH Yang Jadi Tukang Tambal Ban - Kabar Sosial Program Keluarga Harapan - Kabar Sosial Program Keluarga Harapan

Sekilas KPM PKH Yang Jadi Tukang Tambal Ban

Sekilas KPM PKH Yang Jadi Tukang Tambal Ban – Jika dilihat dari penampilannya, Buyani (50) memang tidak jauh berbeda dengan wanita pada umumnya. Namun siapa sangka, wanita asal Kampung Tenggara, Desa Bantal, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur ini berprofesi sebagai tukang tambal ban selain sebagai buruh tani demi membantu ekonomi keluarga.

Pantauan portalindonesia.net, ternyata apa yang ditekuni Buyani ini sedikit membantu suami sebagai pekerja serabutan. Bahkan juga menambah ekonomi keluarga. Dia bahkan sanggup menyekolahkan anak- anaknya hingga jenjang SMK, dari hasil sebagai buruh tani dan membuka bengkel tambal ban.

Bagi Buyani, semua pekerjaan itu tidak memandang laki-laki atau perempuan, semua berhak untuk melakukan pekerjaan apapun yang penting pekerjaan itu halal.

READ  Jokowi, Emak-Emak PKH dan Kemiskinan Indonesia

Ia mengaku profesi itu sudah dijalankan sejak tahun 2000 silam sampai sekarang.

Sekilas KPM PKH Yang Jadi Tukang Tambal Ban 2

Sekilas KPM PKH Yang Jadi Tukang Tambal Ban 2

“Selain menambal ban, saya juga mencari rumput untuk pakan ternak,” ucapnya, Minggu (12/05/2019) siang.

“Kalau ada orang nyuruh, sehari-harinya saya sebagai buruh tani dari jam 6 pagi hingga jam 11 siang, dapat upah Rp.30.000. Setelah itu cari rumput, lalu buka bengkel dan melakukan pekerjaan sebagai tukang tambal ban dari jam 11 sampai larut malam. Itupun kalau ada yang mau nambal. Rata- rata dapat Rp.20.000 per harinya. Apabila tidak kerja ke sawah, dalam satu hari nambal ban bisa mendapatkan Rp.50.000,-.

Saya sudah belasan tahun nambal ban. Dari dulu saya memang lebih suka bekerja membantu suami, karena gak punya sawah sendiri dan itupun menunggu disuruh orang,” katanya.

READ  Nominal Jaminan Hidup PSK Karang Dempel Dari Kemensos

Ia menambahkan, dirinya bersama keluarga masih beruntung selain sebagai buruh tani dan tukang tambal ban, dari pemerintah juga mendapatkan bantuan berupa PKH untuk anak sekolah dan BPNT berupa beras tiap bulannya.

“Untuk rumah yang saya tempati ini milik sendiri, sedangkan tanahnya numpang milik desa. Saya bersyukur alhamdulillah, pekerjaan sampingan ini sudah bisa membantu meringankan beban suami dan menghidupi keluarga saya juga menyekolahkan anak-anak saya selain bantuan dari pemerintah,” imbuhnya.

Sumber: http://m.portalindonesia.net/read/7006/20190512/135209/bantu-ekonomi-keluarga-wanita-situbondo-jadi-tukang-tambal-ban/#

Facebook Comments
Tags: ,
Sekilas KPM PKH Yang Jadi Tukang Tambal Ban | Social Writers | 4.5